Tulungagung – Seorang perempuan yang sebelumnya dilaporkan hilang dan diduga menjeburkan diri ke Sungai Brantas, wilayah Desa Tapan, Kecamatan Kedungwaru, akhirnya ditemukan dalam keadaan meninggal dunia.
Korban diketahui berinisial P.C.A (26), warga Desa Tapan. Berdasarkan keterangan saksi, korban terakhir terlihat berjalan kaki menuju arah Sungai Brantas pada Kamis (09/04/2026) sekitar pukul 12.00 WIB dan tidak kembali pulang.
Kapolsek Kedungwaru AKP Karnoto menjelaskan, setelah dilakukan pencarian oleh tim SAR gabungan, pada Sabtu (11/04/2026) sekitar pukul 09.00 WIB diterima informasi adanya penemuan sesosok mayat perempuan di Bendungan Gerak Waru Turi, Desa Gampeng, Kecamatan Gampengrejo, Kabupaten Kediri.
“Jenazah kemudian dibawa ke RS Bhayangkara Kediri untuk proses identifikasi. Tim SAR bersama keluarga korban dan Kepala Desa Tapan mendatangi rumah sakit, dan setelah dilakukan pemeriksaan, dipastikan bahwa jenazah tersebut adalah korban”, ujarnya.
Dari hasil identifikasi berdasarkan ciri fisik, pakaian, serta pengakuan pihak keluarga, korban dipastikan adalah P.C.A. Keluarga menerima kejadian tersebut sebagai musibah dan menolak dilakukan autopsi dengan membuat surat pernyataan.
“Selanjutnya, jenazah dibawa ke rumah duka di Desa Tapan untuk dimakamkan sekitar pukul 14.00 WIB”, kata Kapolsek.
“Di lokasi awal diduga korban menjeburkan diri, petugas menemukan tas ransel berisi surat berpamitan kepada keluarga serta gambar ilustrasi”, ujar AKP Karnoto.
“Dengan telah ditemukannya korban, proses pencarian oleh tim gabungan yang terdiri dari SAR, BPBD, Damkar, TNI-Polri, dan relawan resmi dihentikan”, tandasnya.
Pihak kepolisian mengimbau masyarakat untuk lebih peduli terhadap kondisi kesehatan mental di lingkungan sekitar serta segera melaporkan apabila terdapat warga yang membutuhkan bantuan.











Users Today : 490
Users Yesterday : 1299
Total Users : 289293
Views Today : 1210
Total views : 1214051
Who's Online : 11
Discussion about this post